Dec 27, 2015

Wisuda

Ketika saya memulai hari pertama ngantor, Prima Sulistya membuatkan saya sebuah notes facebook. Dia bercerita tentang bagaimana kami pertama berkenalan saat SMA, sekelas, dan berteman begitu saja. Dia juga bercerita mengenai bagaimana kami saling menertawai nasib masing-masing. Tentang bagaimana saya yang mulai merintis karir sedangkan dia masih terlunta-lunta sebagai mahasiswa. Notes tersebut bisa dibaca di sini

Sebetulnya, pada medio tersebut Prima sudah bisa lulus kuliah dengan menyandang selempang bertuliskan kata cumlaude di setelan pakaian wisudanya. Namun hal tersebut ditepisnya dengan gagah. Alasannya sederhana. Pada kesempatan tersebut mantannya juga diwisuda. “Anak Ekspresi punya adat buat berkumpul selepas wisuda, bersama senior-senior lain. Masa iya aku rela dipasang-pasangkan dengannya lagi,” ujarnya.

L


Beliyo lebih suka disebut Mak El. Atau "L" saja. Itu yang tersirat dari nama-nama yang dia pakai di berbagai media sosial. Barangkali beliyo mengkhidmati betul kesunyian karena dilupakan, pada era internet ini (di mana nama terangmu bisa demikian abadi bahkan setelah kau meninggal), merupakan kemewahan. Kemungkinan lain, beliyo adalah penggemar death note--tidak mengherankan bila hawa pembunuh menguar dari kehadirannya. Atau tidak menutup kemungkinan pula beliyo adalah golongan yang tersisa dari zaman "anak layangan".