Jan 4, 2015

Pemberian Tahu

Kalau kau kebetulan sedang apes tersesat di blog tanpa tujuan ini, kiranya sudilah untuk mampir ke tempat yang jauh lebih bermanfaat: birokreasi.com. Di sana akan kaudapati tulisan-tulisan, mimpi-mimpi, dan gagasan-gagasan dari orang-orang yang barangkali sadar dirinya telah kalah namun enggan menyerah.

Saya suka menyebutnya Birokreasi. Sebuah wadah yang konon menurut kawan-kawan saya bertujuan luhur lagi mulia, menyemarakkan dunia literasi, khususnya bagi PNS—orang yang selama ini dianggap kuno, terbelakang, cari aman, hingga sekelompok koruptor yang siap menggigiti kumpulan angka di APBN. Di Birokreasi, bila kau adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (sebentar lagi disebut Aparatur Sipil Negara), tulisanmu akan disambut hangat. Jenis apapun tulisanmu, dan seberapapun kau merasa jelek dalam menulis, kirim saja. Pasti akan segera tayang.

Bagi saya, konsep semacam itu cukup menarik. Bukan hanya bagaimana seseorang harus menulis bagus. Tetapi juga tentang mengajak orang-orang yang satu korps denganmu bisa merayakan parade tulisan bersamamu tanpa harus merasakan inferior. Seperti saat kau berada di lantai dansa dalam keadaan mabuk. Kau akan mendekati siapa saja tanpa sungkan, lantas menari bersamanya. Ya, menulis adalah kegiatan bersenang-senang. Sama halnya dengan mengambil foto, bertualang, menggambar, atau bermain catur.

Jika kau bukan seorang PNS, tidak ada salahnya menyaksikan premis negatifmu tentang PNS patah sedikit demi sedikit. Dari jutaan PNS yang tersebar di seluruh Indonesia, pasti tidak semuanya pandir, pemalas, serta gemar membuat nota belanja kosong untuk diisi dengan jumlah uang yang dia inginkan. Beberapa PNS yang saya kenal sibuk dengan pekerjaannya, kerap lembur di kantornya, dan masih harus memikirkan urusan rumah tangganya sendiri, masih mau menyempatkan diri untuk menulis di Birokreasi. Dan saya pikir hasilnya bisa diadu dengan mereka yang belajar sastra secara formal.

Tahun lalu, Birokreasi membuat pagelaran Kuda Besi. Kumpulan Dongeng dan Fantasi Anak Bersama Birokreasi. Hasilnya berupa buku, yang mana semua keuntungannya didonasikan ke sebuah yayasan anak di Yogyakarta. Keuntungan penjualan sebelumnya sudah disalurkan oleh dua orang kawan. Dan jika kau masih berminat memperoleh buku kumpulan dongeng tadi, sila hubungi orang-orang di Birokreasi.

Tahun ini, Birokreasi bertekad bisa melakukan berbagai kegiatan lain yang bermanfaat, utamanya dalam hal yang menjadi fokus komunitas ini berdiri, yakni literasi. Tentu saja ide-ide yang berseliweran dari beberapa punggawa Birokreasi membutuhkan bantuan. Kata “beberapa” dan “bantuan” perlu ditekankan karena memang dua kata itu adalah permasalahan yang masih dialami oleh Birokreasi. Dikatakan beberapa karena jumlah kontributor untuk mengisi kanal-kanal di birokreasi.com masih sedikit sekali. Itu berbahaya bagi kelangsungan sebuah situsweb yang mendedikasikan dirinya sebagai wadah tulisan-tulisan.

Kau bisa membantu dengan cara mengirimkan tulisanmu jika dan hanya jika kau adalah seorang PNS. Sebelum kaujawab permohonan bantuan tadi dengan kata “malu”, dengan senang hati akan saya sanggah dengan argumen yang telah saya kemukakan di atas. Lalu apabila kau bukan PNS namun merasa tertarik, peduli, dan ingin terus membaca tulisan-tulisan baru di Birokreasi, sampaikan ajakan kepada kawan-kawan PNS yang kau kenal suka menulis agar segera menghubungi saya.

Saya sendiri memang tidak menulis banyak dan memberi contoh baik di Birokreasi. Justru dari wadah yang saya dan kawan-kawan lahirkan ini saya memperoleh banyak hal baru. Ilmu, pengalaman, dan kenalan baru—yang seringkali hebat—yang di kemudian hari malah menjadi kawan. Tidakkah hal-hal tersebut begitu menyenangkan?

0 comments:

Post a Comment