Jan 14, 2015

Purwokerto yang (Tak Lagi) Sederhana

Beberapa hari yang lalu, banyak kawan membagi tautan sebuah tulisan di Midjournal(1). Isi tulisan tersebut, pada intinya, menjelaskan bahwa Purwokerto merupakan kota yang membahagiakan dengan seluruh kesederhanaannya. Makanan murah, warung kopi yang berlimpah, serta tempat bermain dan berwisata yang menyuguhkan banyak pemandangan indah. Untuk sesaat, saya setuju dengan pokok tulisan tadi. Banyak hal sama yang saya rasakan.

Tetapi permasalahan dimulai dari satu hal. Kebanyakan kawan yang membagi tautan tersebut adalah kawan yang tinggal (atau setidaknya pernah tinggal) di Purwokerto. Tentu ada subjektivitas di sana. Sama seperti ketika saya, yang walaupun bertempat tinggal di Wangon—sebuah kecamatan yang berjarak sekitar 30 KM dari pusat kota, merasakan kenyamanan Purwokerto. Apalagi, sejak SMA saya sudah ngekos di Purwokerto. Dan sekarang saat saya sudah bekerja merantau, saya lebih sering mudik ke Purwokerto ketimbang pulang ke Wangon. Pernyataan bahwa Purwokerto menyediakan berbagai macam hal dengan sederhana menjadi hal yang sangat personal dan cenderung sentimentil. Lebih karena saya jauh dan merasa romantisme kerinduan saya ada di kota ini. Pun karena keluarga dan kawan-kawan yang tersebar di penjuru kota.

Kemudian pertanyaan mengganggu ini terpaksa saya ajukan: benarkah Purwokerto memang kota yang nyaman (dan membahagiakan)? Jika saya adalah pendatang di Purwokerto, akankah saya mengeluarkan jawaban yang sama?

Jan 4, 2015

Pemberian Tahu

Kalau kau kebetulan sedang apes tersesat di blog tanpa tujuan ini, kiranya sudilah untuk mampir ke tempat yang jauh lebih bermanfaat: birokreasi.com. Di sana akan kaudapati tulisan-tulisan, mimpi-mimpi, dan gagasan-gagasan dari orang-orang yang barangkali sadar dirinya telah kalah namun enggan menyerah.

Saya suka menyebutnya Birokreasi. Sebuah wadah yang konon menurut kawan-kawan saya bertujuan luhur lagi mulia, menyemarakkan dunia literasi, khususnya bagi PNS—orang yang selama ini dianggap kuno, terbelakang, cari aman, hingga sekelompok koruptor yang siap menggigiti kumpulan angka di APBN. Di Birokreasi, bila kau adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (sebentar lagi disebut Aparatur Sipil Negara), tulisanmu akan disambut hangat. Jenis apapun tulisanmu, dan seberapapun kau merasa jelek dalam menulis, kirim saja. Pasti akan segera tayang.