Jul 19, 2014

Pekan Mengaji

Bulan Ramadan adalah bulan yang, menurut para ulama, sungguh mulia. Begitu mulianya sampai-sampai apapun yang kita lakukan akan menjadi pahala--bahkan dilipatgandakan. Akan tetapi urusan mencari pahala tidak sekadar kau memperbanyak ibadah yang berupa ritual belaka; puasa, shalat tarawih, ataupun membaca Al Quran. Hal-hal demikian saya yakin telah diperhitungkan dengan sangat baik oleh Allah SWT dan tak perlu diperdebatkan lagi. Jauh lebih luas dari itu, bagi saya, Ramadan adalah saat yang tepat untuk mencari berbagai bacaan tentang Islam, menekurinya untuk kemudian mempertanyakan lagi keimanan diri.

Karena itulah, saya memutuskan untuk mengambil beberapa buku dari rak dan mempelajarinya. Pekan ini pilihan jatuh kepada dua buah buku. Yang pertama berjudul Pergulatan Iman, kumpulan wawancara mengenai pengalaman religi beberapa tokoh kenamaan yang disunting Nong Darol Mahmada. Judul kedua adalah Islam di Mata Orang Jepang: Ulil, Gus Dur, Sampai Ba'asyir. Ini juga hampir sama karena bercerita tentang pengalaman seorang Jepang bernama Hisanori Kato dengan tokoh-tokoh Islam di Indonesia. Bedanya, Kato tidak berfokus kepada pengalaman religi, melainkan menggali ideologi tokoh-tokoh tersebut. Walaupun kemudian yang dia tulis hanya sebatas kulit luar dan malah cenderung bercerita tentang kesan pertemuan dengan mereka.