Jun 8, 2012

Perempuan Juni

Hey,
Kau tahu? Bulan Juni adalah saat di mana sajak Sapardi dikutip dengan gemilang oleh orang-orang yang merindu, oleh orang-orang yang berusaha tabah dan bertahan dengan kesetiaannya. Aku harap kau tahu. Dan bahkan jika kau tak tahu sajak mana yang kumaksud, beri aku sedikit kesempatan untuk menukilkannya sedikit, untukmu.
tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

Sapardi Djoko Damono, dalam sajak tersebut, dengan lugas meninggikan derajat “sang hujan” yang selalu tabah dan memiliki kesabaran yang tak pernah habis. Untuk menanti. Untuk menjadi setia meskipun hembusan angin perlahan mengikis dirinya, mengantarkan kita pada musim kemarau yang gersang. Hingga udara mengering dan hujan perlahan menghilang. Hingga akhirnya kita melupakan genangan air sisa hujan yang konsisten meluapkan rasa rindu.