Jan 20, 2012

Kehilangan dan Penyesalan

Pada suatu malam di penghujung tahun 2011, beberapa pemuda nampak tengah bercakap-cakap di pinggiran ibukota. Rupanya mereka tengah mempersoalkan tentang sesuatu yang seharusnya mereka peroleh namun tak kunjung sampai ke tangan mereka. Tentang bagaimana caranya mereka bisa segera mendapatkan yang telah menjadi hak mereka. Tentang betapa egoisnya –jika tak mau dibilang lalim— pihak yang tak juga menyerahkan hak tersebut. Mereka terlihat berambisi memperoleh hal tersebut. Mungkin mereka lupa, setiap perolehan adalah satu kehilangan lain.

Benar. Kehidupan adalah soal memperoleh dan kehilangan.

Jan 17, 2012

(belum ada judul)

Dewi Malam
ketahuilah, kawanku
dewi malam bukanlah bulan
yang sinarnya
temaram muram

adalah bola mata seorang gadis
yang menatap
nanar lampu jalan
di perbatasan ibu kota

***
Kayon
dan bait-bait cerita
tentangmu, tentang kita
usai sebelum dalang
tutup kayon
pada subuh yang memerah

Jan 10, 2012

Surat Buat Prima Sulistya

Beberapa pekan kemarin, saya iseng menulis sebuah notes di Facebook untuk kawan saya, Prima Sulistya. Semacam berkirim surat. Kemudian, karena dia berjanji untuk membalas tulisan saya, akhirnya saya pindah notes tersebut ke sini sambil harap-harap cemas pada balasan apa yang akan dia tulis.

*** 

*perihal konsistensi dan menjaga ambisi

Dear Prima,
Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 10 Desember 2011, aku melaksanakan ujian psikotes. Katanya sebagai syarat masuk CPNS. Aku sih sebetulnya tak peduli. Dan kalaupun aku menceritakannya padamu, pasti kamu hanya menyimak barang sejenak untuk kemudian mencela dan tertawa sinis. Aku tahu benar sifatmu yang satu itu. You hate being civil servant, don’t you?

Jan 5, 2012

Front Pembela Tuhan

Mengenang Gus Dur (7 September 1940 –  30 Desember 2009) yang pernah ngendika, "Tuhan itu tak perlu dibela."

***

Suatu malam, Petruk dan adik-adiknya, Gareng dan Bagong, sedang kongkow-kongkow gaul di warkopnya lurah Semar. Malam itu purnama dan cuaca bersahabat. Terjadilah percakapan di antara mereka.

“Sekali-kali jadi anak gaul yo kang. Ndak turu-turu terus di rumah. Ngomong-ngomong enak banget nih kopinya. Campuran gula sama krimernya gayeng tenan,” ucap Bagong.

 “Lah iyo. Mosok kamu udah SMA ndak pernah bergaul. Gaul itu penting, biar kita tahu berita baru yang terjadi di negara tercinta ini. Wah apalagi sekarang sedang banyak isu hangat di republik Hastinapura. Kalau kamu cuma bisa ngulang yang diajarken di sekolah, kamu bakal jadi robot. Ndak guna,” ujar Petruk sambil ngemil roti bakar spesial keju andalan warkop.