Dec 21, 2011

Sepuluh Lagu Terbaik 2011 Versi Saya

Menurut saya, ada beberapa hal yang haram untuk diperdebatkan. Mereka antara lain agama, tim sepakbola kesukaan, dan lagu terbaik. Untuk poin terakhir, karena saya telah berjanji membuat sepuluh lagu terbaik 2011 versi sendiri, maka dengan berat hati saya harus membuatnya. Dan untuk saya, lagu-lagu terbaik tahun ini jatuh kepada:

1. Adele - Someone Like You
Setelah The Script yang hobi mengoleksi lagu-lagu berlirik patah hati, rupanya Adele melakukan hal serupa. Someone Like You merupakan satu di antara banyak lagu anti move on lain yang dirilis oleh adele dalam album 21. Saya sendiri memih lagu ini karena musiknya yang asyik dan liriknya yang susah dilupakan, seperti eksistensi sebuah mantan.

I hate to turn up out of the blue uninvited but I couldn't stay away, I couldn't fight it
I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded that for me it isn't over 
2. Sir Dandy - Jakarta Motor City
Sir Dandy adalah salah satu jawaban kenapa musik menjadi salah satu hal yang haram untuk dikomentari dan diperdebatkan. Secara skill, Sir Dandy Harrington, begitu ia menyebut dirinya sendiri, jelas bukan seorang dewa musik, bahkan ia belum lama bisa bermain gitar (seperti arti nama albumnya, lesson #1). Oleh sebab itu, ia cenderung memakai kunci-kunci dasar ala pemain gitar yang baru belajar. Namun, bukan berarti musiknya kacangan.  Justru karena simplisitas, juga banyolan yang ia sisipkan dalam lagu-lagunya, saya menyukai lagu-lagu di album ini, terutama Jakarta Motor City.

Jakarta Motor City semua ngebut tak terkendali
Spion mobil disikat, trotoar dikangkangi tak takut mati apalagi takut polisi 

3. Payung Teduh - Untuk Perempuan yang Sedang Di Pelukan
Sebetulnya, saya agak ragu memasukkan Payung Teduh ke dalam list lagu terbaik 2011 versi saya. Alasannya karena mas Nuran dan bang Panjul pernah cerita kalau mas Dhani jadian diiringi Payung Teduh. Jadi aja saya selalu membayangkan mas Dhani berpelukan dengan pacar tiap kali mendengarkan lagu mereka. Namun, yang bagus harus tetap diberi label bagus. Untuk kali ini saya memilih lagu Untuk Perempuan yang Sedang Di Pelukan sebagai yang terfavorit.

Kadang juga ia takut tatkala harus berpapasan di tengah pelariannya
di malam hari menuju pagi sedikit cemas banyak rindunya 

4. Flogging Molly – Revolution
Punk is not dead. Never. Meskipun kata seorang kawan album Flogging Molly kali ini mengecewakan, tetapi tetap: yang bagus harus diberi label bagus. Revolution, lagu pertama di album Speed of Darkness yang saya dengarkan, langsung masuk daftar lagu-yang-tak-boleh-dihapus di pemutar musik saya. Musiknya tak pernah membosankan walau diputar ulang berkali-kali. Apalagi, seorang pemabuk yang kaffah pernah berujar, ”Flogging Molly berada di urutan pertama sebagai pencipta lagu pengantar minum terbaik.” Well said, sir.

Now I'm back on the streets with my hands held shut
I'm a working man without any work. Well is this the way it's meant to be 

5. Morfem - Who's Stole My Bike
Lagu ini hancur. Semua lagu di album Indonesia juga hancur. Entah apa maksudnya Jimmi “The Upstair” menciptakan side project ini. Konsep musik yang berbeda dengan musik elektrik khas The Upstairs membuat saya merasakan keanehan sewaktu kali pertama mendengarkannya. Saya tak mengira Jimmi mempunyai imajinasi liar dan bisa berkarya tanpa synthesizer andalannya. Selain itu, lirik yang cadas — sebagian besar lagu di album ini menceritakan kondisi Indonesia yang carut-marut – akan membawa mereka pada kehancuran…..jika kita masih berada di era orde baru.
Why life so unfair ?The government seems no care
They get a better life. We’re surviving as fuck

6. Coldplay - Every Teardrop is Waterfall 
Setiap karya Coldplay adalah sebuah masterpiece. Sebuah jaminan mutu. Dan walaupun setiap orang sibuk memperbincangkan Paradise, saya lebih suka mendengarkan Every Teardrop is Waterfall. Musiknya mewah, dan menurut saya kali ini Coldplay lebih banyak melakukan improvisasi dan mempunyai warna musik yang lebih kaya daripada album-album sebelumnya.

I turn the music up, I got my records on
From underneath the rubble sing a rebel song 

7. Iwan Fals ft. Blackout – Tergila-Gila
Berbeda dengan Coldplay, saya tak pernah berharap permainan yang berlebihan pada seorang Iwan Fals. Bahkan kalau mau jujur, banyak pengamen lebih baik daripada Iwan Fals yang hanya bermodal gitar dan harmonika. Namun, entah kenapa setiap lagu yang dibuat oleh beliau mempunyai kekuatan tersendiri, lagu yang “Iwan Fals banget”, yang tidak bisa ditiru oleh musisi manapun. Kelemahan lagu tergila-gila ini hanyalah, kenapa vokalis Backout, Azizi, pacaran sama Aura Kasih? (lah nggak nyambung -_-“)

Dengan dirimu aku bahagia, Tanpa dirimu terasa hampa
Karena dirimu sudah membuat Aku jatuh cinta 

8.  Ziggy Marley - Forward To Love
Setidaknya tahun ini ada dua orang klan Marley yang menelurkan Album, yakni Stephen Marley dan Ziggy Marley. Saya sendiri lebih memilih Forward to Love dari album Wild and Free milik Ziggy Marley untuk dimasukkan ke dalam lagu terbaik tahun ini. Simpel, tapi enak. Dan seperti kata Tony Q, “jarene sopo Reggae ora penak? Jarene sopo Reggae ora gaya? Wong penake koyo ngene….”
Don't go away, when you know that it feels good 
Why don't you stay cause you know what we could do baby 

9Simple plan – Jetlag
Simple Plan kembali merilis album di tahun 2011, yakni Get Your Heart On. Band yang menurut saya memiliki ciri khas ke-SMA-SMA-an. Terlalu ngepop, terlalu biasa, dan terlalu sayang untuk dilewatkan dari daftar lagu-yang-harus-kaudengarkan-tahun-ini.

It's gettin’ lonely livin’ upside down
I don't even wanna be in this town
Tryin' to figure out the time zones makin' me crazy 

10. Arctic Monkey – She’s Thunderstorms
Sebetulnya buat saya album Arctic Monkey Suck It and See tak terlalu enak. Mereka kehilangan beat yang menjadi ciri khas selama ini. Musik mereka kali ini lebih pelan, lebih tenang, dan well, lebih nyaman untuk dimainkan di supermarket sebelah.
She's thunderstorms lying on her front
Up against the wall.. She's thunderstorms

Bonus Track:
11. Protest the Hero – C’est La Vie
12. Roket Rocker – kehilangan
13. Angels and Airwaves - One Last Thing

***
p.s:
Pilihan lagu terbaik 2011 versi saya ini saya buat berbarengan dengan sahabat saya, Galih Rakasiwi. Untuk melihat lagu-lagu terbaik versi beliau, sila kunjungi sini.

0 comments:

Post a Comment