May 17, 2011

BACALAH! Maka Kau Akan Mengerti

”Buku apa yang telah kamu baca bulan ini?”  Tanya seorang kawan tempo hari.
Sejenak saya heran kenapa tiba-tiba ia bertanya seperti itu. Namun, keheranan tersebut langsung berubah menjadi rasa malu. Entah ia bertanya serius atau menyindir saya, tetapi saya merasa telah menjadi orang paling bodoh karena tak punya jawaban atas pertanyaan tersebut. Alasannya, belakangan ini saya sangat jarang membaca.

Saya pun sebenarnya heran, mengapa kemalasan untuk membaca sangat kuat menghampiri. Padahal membaca merupakan hal yang paling saya sukai. Saya masih ingat betul bagaimana dulu ketika sekolah dasar, saya selalu meluangkan waktu istirahat untuk ke perpustakaan membaca buku-buku yang tersedia. Selain itu, setelah ujian caturwulan, sekolah saya mempunyai tradisi “gemar membaca”. Jadi, sambil menunggu guru mengoreksi jawaban ujian, para murid dipinjami buku bacaan agar tidak ada kegiatan tak berguna yang dihabiskan di sekolahan.

Intinya, saya malu pada pertanyaan kawan saya di atas. Saya malu pada diri saya sendiri yang terlalu malas hanya untuk membaca. Padahal, perintah pertama yang diturunkan kepada Rasulullah adalah membaca. Benar. Bukan shalat, sedekah, ataupun haji, melainkan membaca. Apalagi, semua tokoh berpengaruh di dunia, yang saya tahu, mempunyai kegemaran membaca. Dengan membaca mereka bisa memperoleh cita-cita mereka. Dengan membaca, mereka bisa menguasai dunia.

Apapun itu, yang jelas, orang yang tak pernah membaca akan selalu menjadi manusia tertinggal. Karenanya, saya berjanji akan selalu meluangkan waktu untuk membaca. Dengan catatan ini, saya berharap akan selalu ingat pada janji-janji saya untuk tidak lagi malas membaca.

A man only learns in two ways, one by reading, and the other by association with smarter people. – Will Rogers


-Kamar kos, 17052011-

0 comments:

Post a Comment